Komunitas tersebut diwakili oleh Amin Budi Utomo, Andi Siswanto, Selvi Saharani, dan Riska Pratiwi dalam kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur yang memiliki perhatian terhadap perkembangan literasi di Lampung.
Keikutsertaan TBM Ronaa menjadi bagian dari upaya komunitas untuk ikut mendukung penguatan budaya membaca sekaligus memperluas peran masyarakat dalam mengembangkan gerakan literasi di daerah.
Festival Literasi Lampung 2026 juga menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, komunitas, serta para pegiat literasi untuk bertukar gagasan dan membangun kerja sama. Melalui forum tersebut, berbagai pihak didorong untuk menghadirkan kegiatan literasi yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam perkembangannya, keberadaan perpustakaan dan ruang baca diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat masyarakat mencari dan membaca buku. Ruang literasi juga dapat dikembangkan menjadi tempat belajar yang nyaman, menyenangkan, sekaligus memberikan pengalaman edukatif bagi keluarga.
Konsep tersebut membuka peluang bagi taman bacaan masyarakat untuk terus berinovasi dalam menjalankan kegiatannya. Program literasi tidak hanya berorientasi pada aktivitas membaca, tetapi juga dapat dikemas secara lebih menarik agar mampu menjangkau berbagai kelompok masyarakat.
Bagi TBM Ronaa, keterlibatan dalam festival tersebut menjadi kesempatan untuk menambah jaringan dan bertukar pengalaman dengan komunitas maupun pihak lain yang bergerak dalam bidang literasi.
Berbagai gagasan yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus inspirasi bagi TBM Ronaa dalam mengembangkan pengelolaan taman bacaan agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ke depan, TBM Ronaa berupaya mempertahankan keberadaan ruang baca yang dapat diakses masyarakat secara nyaman dan terbuka. Lingkungan yang ramah dan inklusif diharapkan mampu mendorong masyarakat menjadikan aktivitas membaca serta belajar sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Melalui keterlibatan dalam Festival Literasi Lampung 2026, TBM Ronaa juga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun ekosistem literasi yang kolaboratif, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung.
Sumber : https://pkbmronaa.sch.id/portfolio/kegiatan-literasi-di-taman-pendidikan-al-quran-tpq-ronaa-metro